Senin, 01 November 2010

PERBANKAN SYARIAH, TELADAN???

Perbankan syariah diakui sebagai teladan untuk bertahan menghadapi krisis finansial.

krisis finansial global yang meledak pada pertengahan 2008 menambah beban pemerintah. Terutama dengan melambatnya pertumbuhan perekonomian domestik sebagai imbas dari mengeringnya likuiditas kredit dunia. Meski demikian sektor perbankan ternyata masih bisa menahan gempuran krisis hingga tidak kolaps seperti tahun 1997-1998. Ketangguhan sektor ini tidak lepas dari daya tahan sektor perbankan syariah.

Boediono mengungkapkan alasan di balik keunggulan perbankan syariah dibanding perbankan konvensional. “Sejak awal sistem perbankan syariah tidak memperkenalkan transaksi spekulatif tanpa underlying transaction,” ujar Boediono. Transaksi inilah yang membedakan antara perbankan syariah dengan perbankan konvensional yang seringkali melakukan spekulasi tanpa underlying transaction. Padahal kegiatan spekulasi,dapat berkembang menjadi gelembung ekonomi yang semakin membumbung seiring dinamika internnya, hingga pecah. Akibatnya, krisis pun terjadi.

perbankan syariah dengan teguh memegang prinsip-prinsip yang memberikan landasan bagi pengelolaan ekonomi yang sehat. Yaitu wajar,adil,transparan dalam mencapai kesejahteraan bersama, dan bukan mengambil untung yang berlebih-lebihan. “Prinsip-prinsip inilah yang menjadi pegangan Bank Indonesia dalam menyusun grand strategy pengembangan pasar perbankan syariah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar